Rabu, 01 November 2017

Tak kusangka Papa..

Aku, yaa...aku Rahi seorang wanita yang dilahirkan untuk menjadi sebuah kebanggaan sang mama dan papa. Sejak kecil aku selalu menginginkan sebuah kebahagiaan yang selalu melekat dihidup ku, tak pernah aku berfikir betapa kerasnya papa untuk membuatku bahagia hingga saat ini.
Suatu hari saat aku mulai tumbuh menjadi seorang gadis belia yang mencari kesenangan diatas penderitaan kedua orang tuaku, masalah demi masalah aku lalui. Sampai akhirnya aku benar-benar lupa dengan keadaanku saat itu saat dimana aku dimanjakan oleh sang papa dan mama.
pernahkah kamu berfikir masa kecilmu tak akan kembali ??


Dan aku yang saat ini sungguh berubah derastis dengan keadaan sebelumnya, aku tak pernah merasa sekalipun bersyukur memilikki kedua beliau. saat dimana aku merindukan sang papa sewaktu kerja, selalu menanyakan keadaan papa dan menyuruhnya untuk segera pulang, sungguh dibanding saat ini aku bisa dibilang TAK PATUH. Betapa terlukanya mereka jika tahu hasil didikannya mejadi seperti ini, sosok anak yang selalu bertingkah seolah dia tak PERNAH BAHAGIA.
semakin aku yakin mereka berarti saat aku mendengar kabar sang mantan jika papa dia meninggal, sakit melihat sang mama yang tak kuasa membendung air mata, dan aku yang juga tak kuasa melihat kepergiannya.
Menentes kini air mataku, ketika aku membaca pesan milik guru SENI RUPA di sekolahku.
BU RIF RINDA namanya, beliau menunjukkan kata-kata mutiara itu dari dalam handphonenya. Bagaimana bisa aku tidak menangis ?? seperti ini kah kehidupan seorang PAPA yang menginginkan anaknya BAHAGIA ?
pernahkah kamu melamun bagaimana kerasnya papa menunjukkan kasih sayangnya, meskipun kita tak pernah sadar ?
pernah juga kah kamu ingat dulu saat kamu ingin sekali memilikki barang yang kamu idamkan yang sekarang telah MENJADI tumpukan DI GUDANG ? itu juga hasil PAPA!
dulu kita tak bisa bermain alat musik, kita pun diajari bagaimana cara memainkannya.




dan saat kita menangis, menjerit kesakitan karena terjatuh dari sepeda dan saat dimana kita sedang sakit. siapakah orang pertama yang menggendong dan memeluk kita ?? "PAPA"
bisakah kamu merasakan kasih sayang dari pelukannya? dan pernahkah kamu membayangkan orang pertama yang selalu menghawatirkan kita saat kita tidak sedang dirumah ? "PAPA" meskipun beliau sangatlah seperti tidak peduli, tidak memperhatikan mu karna tidak meneleponmu? lalu, siapa yang menyuruh mama untuk menghubungimu saat kamu belum pulang ? siapa yang memberikan kebahagiaan itu?
Didepan sana, pernah jugakah kamu berfikir bahwa papa juga ingin BAHAGIA? papa capek dan letih setelah pulang kerja???
Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.   Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak baik dan menyayangi
Ayah selalu tepat janji, dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya.
Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.
Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.


Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua dengan pacarmu di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir. Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut. Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu..
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti. Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu mulai dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain. Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.


Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “Anaknya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia..
Dan ia akan ikut mengiringi di sampingmu, sambil berbangga akan putrinya yang hendak hidup mandiri..
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
papa hanya bisa menunggumu dirumah dengan menantikan cucu cucu nya, tahukah kamu? dia tak akan lagi merasakan kecupan masih dipipinya setiap pagi itu ?


dan sewaktu papa ulang tahun, dan kamu sedang sibuk-sibuknya dengan urusan kantor sehingga tidak dapat datang ke acara itu. tahukah kamu ? papa sangat menginginkan kamu datang dihari bahagianya??
dia membela-belakan untuk tidak makan demi menunggumu ?


Saat papamu telah tiada, kamu akan sadar dan baru sadar betapa pentingnya seorang PAPA dimatamu.
papa yang kini telah menjadi sosok manusia yang lemas dan tak berdaya yang telah memejamkan matanya untuk selamanya, papa yang sudah menjadi kebanggaanmu dan tumpuan hatimu??
kini kamu sudah tidak bisa lagi bermain dan bercanda gurau dengannya.
  




AKU SAYANG PAPA.. <3


Senin, 25 September 2017

NAH! *3

ku putar-putar lagi.
ku cari-cari lagi.
ah tetap tidak ketemu.
lalu, setelah aku meminum kopi.
eh kamu disitu.
cas handphone.

NAH! *2













inginnya aku memelukmu.
dalam hati ku pikirkan, sangat hangat.
apa daya, kamu sekarang.
tinggal bingkaian foto..

NAH! *1













pernah berfikir untuk menghilangkan perih luka dihati, yang terdalam.
tapi, terdalam juga dalam hati aku mencintaimu.

Kamis, 21 September 2017

Nothing

Kau berjarak, kau menerka.
Kau berjarak, dan kau sendiri yang membuat.
Aku melihat, iya, aku melihat.
Saat aku mencoba menerka.
Eh kamu duluan aja, aku gak biasa nyakitin hati orang.

-nda-

Sabtu, 07 Februari 2015

Sugar "tanpa rasa jenuh sebelum menerpa"

Tak banyak untaian kata yang mampu aku tebarkan disetiap senyuman itu. Tak banyak pula rasa bohong yang aku simpan untuk mengakui sejujurnya bahwa kau begitu indah. Iya memang indah..
Satu ungkapan yang hanya ingin aku katakan dalam setiap do'a ku, "Tuhan..aku mencintainya, sebagaimana ibu dan ayahku sangat mencintaiku"..
Benar memang, cinta tak pernah salah..seperti secangkir kopi yang tak pernah salah ditiap paginya. Tapi ketahuilah bahwa bukan cinta kita yang salah, namun keberadaan kita yang salah. iya, aku wanita dan kaupun juga wanita.
Cinta yang sangat erat dan kuat, akan tumbuh bersama dengan kebahagiaan dan kasih sayang yang muncul saat kita bersama, tapi kita tidak akan bisa menyatu-selamanya. Hanya mimpi..
Kau dan aku, mungkin hanya akan menjadi batu yang hanya bisa terdiam saat semua impian kita akan gagal karna kelurga kita masing-masing..Aku hanya ingin bersamamu "sugar"..

Selasa, 10 Juni 2014

Tidak

Bagaimana bisa aku mengakui sebuah ancaman yang semakin hari semakin buat aku tertekan? Ini seperti halnya bagaikan bongkohan demi bongkohan sepasang emas yang telah nyunyut menciut lalu tak layak. Bisakah perasaanku ini disebut cinta? Aku rasa jika kau tidak menyebut itu cinta, kau munafik belaka. Meng-IYA kan segala cara untuk mencapai dan melihat fakta-fakta yang ada. Oh God ini gak adil, sangat gak adil.